Mengenal Free Desktop

Gnome 2.28 thumb
Gnome 2.8 (sumber en.wikipedia.org)

Komputer Desktop baik untuk PC, Laptop, Netbook, atau jenis komputer lainnya kini sudah menggunakan tampilan grafik sebagai interaksi user atau sering dikenal dengan graphic user interface (GUI). Jika sistem operasi (operating system) berkepemilikan (proprietary) seperti Microsoft Windows atau Apple Mac OS X memiliki lingkungan desktop (desktop environment) tertutup, untuk sistem operasi terbuka seperti GNU/Linux, BSD-Like, atau Free UNIX lain, memiliki lingkungan desktop terbuka, dikenal juga dengan free desktop.

Lingkungan desktop biasanya terdiri dari panel, menu, wallpaper, file manager, control panel dan komponen lainnya yang terintegrasi, agar memudahkan  mengakses sistem komputer. Selain itu juga lingkungan desktop modern sudah terintegrasi dengan baik dengan jaringan dan perangkat keras portable, seperti printer, USB flashdisk, kamera, webcam dan lain sebagainya.

Free desktop yang paling banyak digunakan oleh sistem operasi terbuka adalah GNOME dan KDE, walau tidak menutup kemungkinan sistem operasi terbuka menggunakan lingkungan dekstop lainnya, seperti Xfce, WindowMaker, Enlightenment, dan lainnya. Untuk free desktop sendiri di sistem operasi terbuka berbasiskan X Windows System (Xorg), komunitas free desktop tergabung dalam komunitas freedesktop.org.

GNOME Desktop

Salah satu lingkungan desktop yang banyak dipakai di sistem operasi bebas, dekstop ini cukup atraktif dan berguna untuk pengguna komputer desktop, dibuat oleh GNU Project. Selain GNOME bebas dan open source, GNOME menekankan kepada kesederhanaan, kegunaan, dan menggunakan prinsip “Just Work”.

GNOME  sebagai lingkungan desktop menjamin bahwa siapapun bisa menggunakannya, meski belum memiliki keterampilan teknis dalam mengoperasikan komputer (pengguna komputer awam). Bukan hanya itu, buat para pengembang perangkat lunak (Software Development), GNOME menyediakan perlengkapan pengembangan dengan berbagai bahasa pemprograman.

Berikut aplikasi yang biasanya tersedia dalam desktop environment dengan GNOME:

  • Aplikasi Perkantoran
    F-Spot, Photo Manager
    gThumb, Image Viewer
    GIMP, Aplikasi manipulsi gambar
    Inkscape, Aplikasi untuk vector drawing
    – dll
  • Aplikasi Internet
    Pidgin, Instant Messanging, untuk chatting dengan YM, GTalk, MSN, dan lainnya
    XChat, IRC Client
    Transmission, Transmission BitTorrent Client
    Gabber, Instant Messenger
    Gajim, Instant Messenger
    Epiphany, Web Browser
    – dll
  • Aplikasi untuk Video & Music
    Sound Juicer, CD Ripper
    Rhythmbox, Music Player
    Totem, Media Player (sound, video)
    – dll
  • Aplikasi asesoris
    Nautilus, File Manager
    Cheese, Untuk mengambil gambar dan video dengan webcam
    Gedit, Text Editor
    Gcalctool, Calculator
    – dll

KDE

Lingkungan desktop yang ditujukan untuk memenuhi komputer desktop di komputer UNIX workstation (Linux, BSD-UNIX, etc) yang mirip dengan lingkungan desktop yang ada di Windows dan Mac OS X. KDE memberikan kemudahan, handal dan stabil yang dapat digunakan oleh siapa pun.

Sama halnya dengan GNOME, KDE selain digunakan oleh pengguna komputer yang belum memiliki kemampuan teknis (pengguna komputer awam), KDE juga menyediakan perangkat untuk pengembangan.

Aplikasi-aplikasi yang disediakan KDE juga boleh dikatakan lebih dari cukup untuk memenuhi komputer desktop, mulai disedikan control panel, file manager, serta aplikasi-aplikasi bawaan KDE, seperti aplikasi perkantoran, akses Internet, music & video, dan aplikasi lainnya.

Berikut aplikasi-aplikasi yang disediakan KDE :

  • Amarok, Audio player
  • Dolphin, File manager
  • K3b, Optical disc authoring software
  • Kate, Text editor
  • Kdenlive, Non-linear video editing
  • KDevelop, Integrated Development Environment (IDE)
  • KOffice, Aplikasi perkantoran
  • Konsole, Terminal emulator
  • Kontact, Personal information manager, berisikan e-mail client, news client, feed aggregator, To-do lists dan banyak lagi.
  • Konqueror, Web browser and File manager
  • Kopete, Instant messaging client
  • KTorrent, BitTorrent client
  • Dll

Free Desktop Apa yang Anda Pilih ?

Dari sekian free desktop yang tersedia, jika ditanya ‘free desktop apa yang cocok digunakan ?’, jawabannya adalah kebiasaan Anda dan yang paling mudah dan cocok untuk komputer desktop, baik GNOME maupun KDE atau free desktop lain, para pengembang dan komunitas mengembangkan free desktop untuk kemudahan.

Lingkungan desktop biasanya sudah tersedia dalam distribusi (distro) perangkat lunak bebas, misalkan distro Ubuntu menggunakan GNOME, Kubuntu menggunakan KDE, OpenSUSE menggunakan KDE, atau distro-distro lain yang menyertakan pilihan ke pengguna ingin menggunakan lingkungan desktop yang diinginkan.

GNOME 2.28, Desktop Environment (Sumber: en.wikipedia.org)
GNOME 2.28, Desktop Environment (Sumber: en.wikipedia.org)
KDE 4.3, Desktop Environment (sumber: en.wikipedia.org)
KDE 4.3, Desktop Environment (sumber: en.wikipedia.org)

Referensi:

  • en.wikipedia.org
  • freedesktop.org
  • kde.org
  • gnome.org

3 thoughts on “Mengenal Free Desktop

Leave a Reply

%d bloggers like this: